Pandemi corona ini sangat mengganggu seluruh penduduk dunia. Tak terkecuali negara adidaya Amerika Serikat. Negara maju dengan pertumbuhan ekonomi yang baik ini pun juga terganggu dengan adanya wabah COVID-19 ini. Hal ini membuat Amerika Serikat getol mengembangkan vaksin virus Corona, yang disebut vaksin Moderna.

Uji coba vaksin telah melibatkan 30 ribu orang yang ada di Amerika Serikat. Dari uji coba vaksin Moderna yang telah dilakukan, sejauh ini belum ada laporan mengenai efek samping keselamatan subjek. Efek yang ditimbulkan berupa rasa lelah yang berlangsung singkat, sakit kepala, dan nyeri. Hal itu artinya vaksin bekerja dengan baik dan memicu respon imun yang baik.

Data yang dilansir oleh perusahaan Moderna asal Amerika Serikat ini mengatakan vaksin yang dikembangkan memiliki tingkat keefektivan 95 persen melindungi dari COVID-19. Vaksin Moderna ini merupakan vaksin hasil pengembangan Vaksin RNA. Maksudnya adalah vaksin yang bagian dari kode genetik virus corona kemudian disuntikkan dalam tubuh. Proses tersebut akan memicu pembuatan protein virus. Protein virus tersebut akan melatih sistem kekebalan dalam menyerang virus. Vaksin moderna ini lalu akan melatih tubuh membuat kedua antibodi. Atau yang biasa disebut sel-T untuk melawan virus corona.

Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat menyampaikan hasil uji yang cukup baik tentang vaksin Moderna ini. Menurutnya tidak ada masaah keamanan khusus yang teridentifikasi berdasarkan hasil uji klinis yang dilakukan. FDA Amerika Serikat memberi kepastian bahwa tingkat efektivitas vaksin mRNA-1273 mencapai 94 persen. .

WHO sebagai organisasi kesehatan dunia menyambut baik pengumuman dari Moderna. WHO mengingatkan berbagai pihak agar tidak lengah dengan virus ini.

Di Indonesia, pemerintah menyatakan vaksin Moderna bisa digunakan di Indonesia. Hal tersebut diterangkan dalam keputusan Menteri Kesehatan. Vaksin mRNA-1273 ini dibanderol perusahaan dengan harga Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu untuk per dosisnya.

Untuk mengimpor vaksin dari negara pengembang ke Indonesia harus memenuhi persyaratan infrastruktur rantai dingin tanah air. Sekarang ini suhu yang menjadi syarat harus berkisar 2 derajat hingga 8 derajat celcius. Sementara untuk virus mRNA-1273 ini atau yang dikenal dengan virus Moderna memerlukan suhu minus 20 derajat celcius. Oleh karena sebab tersebut, pemerintah Indonesia tidak memesan vaksin virus corona tersebut. Vaksin yang digunakan di Indonesia haruslah yang Chold Chain Friendly. Karena membongkar sistem distribusi rantai dingin di Indonesia perlu waktu.

Diperkirakan pemerintah akan menyuntikkan massal vaksin corona pada Januari tahun 2021. Target awal periode imunisasi akan dilakukan pada rentang 18-59 tahun. Masyarakat diminta untuk bersiap dengan vaksin baru corona ini. Dan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona di Indonesia.

Apabila anda ingin mengetahui dengan jelas bagaimana perkembangan vaksin virus corona hingga saat ini, anda bisa download aplikasi di Halodoc. Supaya informasi perkembangan virus bisa terpantau dengan konkret. Tak hanya itu, aplikasi Halodoc ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengetahui dan menangani masalah kesehatan. Anda bisa menanyakan langsung dengan dokter yang ada di Halodoc.

Di Halodoc.com banyak sekali dokter yang kredibel di bidangnya. Sehingga anda tidak perlu lagi bingung untuk konsultasi langsung dengan dokter di tengah pandemi Corona ini. Menjaga kesehatan tubuh untuk selalu sehat menjadi kunci agar tubuh senantiasa kebal terhadap penyakit. Sistem kekebalan tubuh yang bagus akan mengantisipasi virus yang masuk ke dalam tubuh. Sehingga virus akan langsung di antisipasi oleh antibodi.