Saat mendengar kata vaksinasi, maka hal pertama yang selalu terbayang adalah suntikan yang diberikan kepada balita untuk pencegahan penyakit. Namun benarkah vaksinasi hanya berupa suntikan yang ditujukan bagi anak balita saja?. Nah, jika Anda juga berpikir demikian, maka berarti pemahaman Anda selama ini keliru. Apalagi jika menganggap jika vaksinasi itu semacam imunisasi pada balita. Karena meskipun kedua hal ini dalam dunia medis dimaksudkan untuk mencegah orang sakit, namun antara vaksinasi dengan imunisasi adalah hal yang berbeda. Vaksinasi dilakukan untuk memberikan kekebalan pada tubuh manusia dengan cara memasukkan zat asing berupa bakteri dan virus yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh manusia. Vaksinasi bisa dilakukan di rumah sakit atau dengan menggunakan layanan vaksinasi di rumah.

 

Berbeda dengan vaksinasi, imunisasi merupakan proses alami yang terjadi di dalam tubuh untuk melawan penyakit yang menyerang dengan cara membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu. Sehingga meskipun antara vaksinasi dengan imunisasi memiliki fungsi yang sama, yaitu membentuk zat kekebalan tubuh untuk melawan suatu penyakit, namun cara kerjanya saja yang berbeda. Adapun jenis vaksinasi yang wajib diberikan kepada manusia, yaitu hepatitis B, polio, DTP< BCG, dan campak. Pemberian vaksinasi ini bisa berbeda-beda, ada yang cukup satu kali saja, namun ada juga yang harus dilakukan beberapa kali agar bisa mendapatkan kekebalan tubuh yang sempurna.

 

Pemberian vaksinasi sama penting dan wajibnya dengan melakukan imunisasi. Sehingga tidak boleh disepelekan atau menghindari untuk melakukannya. Terutama bagi Anda yang memiliki anak-anak, memastikan sudah mendapatkan vaksinasi sangatlah penting. Karena memang manfaat vaksinasi yang akan didapatkan juga sangatlah penting, seperti yang berikut ini:

 

  1. Mencegah dari penyebaran penyakit.

Melakukan vaksinasi tidak hanya bisa melindungi tubuh dari ancaman penyakit serius saja, namun juga bermanfaat untuk membantu mencegah dari penyebaran penyakit.

 

  1. Melindungi dari resiko kematian atau bahkan kecacatan.

Vaksinasi sudah terbukti mampu menurunkan resiko seseorang mengalami berbagai penyakit yang bisa menyebabkan kematian atau kecacatan. Seperti ketika melakukan vaksinasi cacar pada anak-anak yang berguna untuk mencegah dari resiko terjangkit cacar di kemudian hari. Hal yang sama juga ketika melakukan vaksinasi campak dan rubella.

 

  1. Menghemat waktu dan biaya.

Melakukan vaksinasi merupakan salah satu cara investasi kesehatan yang termurah. Karena dengan melakukan vaksinasi terbukti bisa mencegah dan mengurangi angka kesakitan, kematian, dan kecacatan akibat suatu penyakit. Melalui vaksinasi, seseorang bisa terhindar dari ancaman berbagai penyakit yang menyebabkan kondisi sakit berkepanjangan.

 

  1. Melindungi orang di sekitar kita.

Vaksinasi yang dilakukan dalam jumlah besar di suatu kelompok masyarakat, termasuk ketika Anda juga melakukannya maka bisa menciptakan kekebalan pada suatu kelompok masyarakat tersebut dan melindungi sebagian kecil orang yang tidak melakukan vaksinasi.

 

Karena berbagai manfaat penting inilah, maka melakukan vaksinasi merupakan sesuatu yang wajib dan tidak bisa dianggap remeh. Sehingga tidak heran jika melakukan vaksinasi sangatlah disarankan dilakukan pada semua orang, tidak terbatas pada anak-anak saja. Saat seseorang dilakukan vaksinasi, biasanya akan mengalami rasa yang tidak nyaman atau efek samping tertentu, seperti demam ringan, kemerahan atau bengkak pada bagian yang di suntik, dll. Namun efek sampingnya ini tidak sampai tahap berat, sehingga tidak perlu khawatir. Hal yang perlu ditekankan adalah bahwa manfaat yang akan didapatkan dari vaksinasi jauh lebih besar dibandingkan efek samping yang mungkin terjadi. Untuk melakukan vaksinasi, Anda bisa mendatangi rumah sakit secara langsung atau bisa juga dengan menggunakan layanan vaksinasi di rumah.