Maag merupakan kondisi yang termasuk dan melibatkan peradangan lapisan yang ada di dalam perut. Dimana maag ini perlu untuk diatasi dengan baik karena bisa untuk menimbulkan penyakit komplikasi yang bisa berbahaya.

Oleh karena itulah bagi yang mengalami maag sebaiknya bisa untuk memperhatikan cara mengatasi dan juga gejala yang ditimbulkan. Sehingga hal tersebut akan dapat mencegah penyakit ini dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih berbahaya. Penyakit maag sendiri dapat dibedakan menjadi dua yaitu maag akut dan juga maag kronis. Bagi yang ingin mengenal perbedaan keduanya, bisa untuk mengetahuinya dari beberapa perbedaan antara maag akut dan maag kronis seperti berikut ini:

1. Durasi maag

Hal pertama yang membedakan antara kedua penyakit tersebut adalah dari durasi maag yang dapat terjadi. Dimana untuk durasi maag akut adalah akan terjadi secara tiba-tiba. Selain itu maag ini juga terjadi kurang dari 6 bulan saja. Berbeda dengan maag kronis yang mempunyai durasi lebih panjang. Maag kronis dapat terjadi berbulan-bulan bahkan juga bertahun-tahun. Selain itu penyakit maag kronis juga tidak terjadi secara tiba-tiba. Tetapi merupakan kondisi yang berkepanjangan. Oleh karena itulah cara mudah pertama untuk mengenalinya adalah dari durasi maag yang Anda derita. Apabila merupakan maag yang sudah terjadi dalam panjang, maka maag tersebut merupakan maag kronis.

2. Nyeri yang dirasakan

Hal selanjutnya yang dapat menjadi penentu yang membedakan maag akut dan kronis adalah dari nyeri yang dirasakan. Ketika mengalami sakit maag akut, Anda akan mengalami rasa nyeri yang tidak nyaman dan juga lebih parah. Sedangkan bagi yang mengalami maag kronis biasanya akan mempunyai rasa nyeri yang perlahan dan juga bertahan lebih lama. Oleh karena itulah apabila kambuh maka tentu saja maag akut akan mengalami rasa sakit yang lebih intens dan tidak nyaman dibandingkan maag kronis.

3. Penyebab

Hal terakhir yang menjadi perbedaan antara penyakit tersebut adalah dari penyebab yang membuat seseorang mengalami maag akut atau maag kronis. Walaupun begitu untuk penyebabnya sendiri hampir sama, karena menderita penyakit maag. Akan tetapi untuk sakit maag akut biasanya karena disebabkan oleh penggunaan OAINS atau obat anti inflamasi non steroid dan obat kortikosteroid. Sedangkan untuk beberapa penyebab maag kronis adalah sebagai berikut ini:

  • Pertama, penyakit ini juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang. Sehingga hal tersebut akan menimbulkan efek samping yang dapat dirasakan yaitu mengalami maag kronis.
  • Selanjutnya gejala maag dan asam lambung kronis juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri helicobacter pylori yang dapat membuat seseorang mengalami maag kronis.
  • Bagi yang mempunyai penyakit bawaan seperti diabetes dan juga gagal ginjal juga akan lebih mudah terkena maag kronis.
  • Bagi seseorang yang mempunyai pola hidup tidak sehat seperti mengkonsumsi alkohol berlebihan dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang memicu maag.

Perbedaan maag akut dan kronis di atas dapat untuk dikenali sehingga bisa membedakan antara keduanya. Akan tetapi penyakit maag sendiri perlu untuk diobati dengan tepat, sehingga tidak akan membuat komplikasi penyakit yang lebih berbahaya. Seperti misalnya beberapa penyakit yang merupakan komplikasi maag kronis yang dapat diderita adalah:

  1. Pertama adalah dapat mengalami tukak lambung yang menyebabkan nyeri tidak tertahankan.
  2. Bisa mengalami gastritis atrofi yang merupakan peradangan kronis pada bagian lambung.
  3. Anemia yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12 yang tidak terserap dengan baik.
  4. Kanker lambung yang dapat mengikis lapisan lambung.